oke dimulai dengan post kedua. Entah dari kemaren galau muluk. Nulis deh ini.
Persetan untuk Bedebah
Jika memang semua adalah satu.
Jika memang semua adalah sama.
Jika memang semua adalah kita.
Mengapa tak bisa satu.
Mengapa tak bisa sama,
dan tak bisa menjadi kita.
Ingat ada HAK di dunia ini.
Aku ber-HAK mencintaimu.
Aku ber-HAK memilikimu.
Tapi tidak untuk saat ini.
Persetan para bedebah.
Semua punya HAK.
Apa aku tidak? Aku apa?
Persetan semua bedebah.
Aku ber-HAK memilikimu.
Memiliki wajahmu.
Memiliki tubuhmu.
Memiliki hatimu.
Memiliki sehuruh yang ada di dirimu.
Persetan dengan bedebah.
Aku mencintaimu.
Hanya satu,
Aku dengan sadarku mencintaimu.
Dan lupakan para bedebah dunia.
Yogyakarta, 8 February 2013
Untukmu,
Pemilik hatinya
yaak, yang pasti saat itu aku galau-_- entah setelah liat judul buku nya tere liye yang negeri para bedebah jadi terlintas pikiran untuk nulis kayak gini. Yaaaa!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar